Ada 3 (tiga) silinder yang merupakan bagian dari unit printing mesin offset, yaitu silinder plat, blanket dan impression, dimana sistem kerja ketiganya saling melengkapi. Berikut gambaran lengkap mengenai untit printing tersebut..

Seluk Beluk Unit Printing Mesin Offset

Satu unit printing hanya didesain untuk penggunaan cetak satu warna. Untuk mesin cetak offset dengan banyak warna (multi warna) maka digunakan dua unit printing atau lebih.

Pada umumnya untuk masing-masing unit printing mesin offset berdiri sendiri, namun ada pula mesin dua warna yang hanya menggunakan lima silinder (pada umumnya 6 silinder), yaitu dua pasang silinder plat dan blanket yang dirangkai dengan satu silinder impression.

Ada juga yang dirancang tanpa menggunakan silinder impression, sehingga masing-masing silinder blanket saling berfungsi sebagai silinder impression atau disebut sistem cetak banket-to-blanket.

Selain rancangan-rancangan tersebut di atas, ada beberapa pabrik mesin offset yang juga menciptakan unit printing mesin offset dengan silinder inpression yang berdiameter (d) dua kali lebih besar daripada silinder plat dan blanketnya. Tujuan dari pembesaran diameter ini adalah untuk memudahkan proses transfer kertas yang tebal supaya kertas tersebut tidak akan terlalu tertekuk oleh silinder. Ada pula sistem cetak yang memungkinkan silinder pelat dan blanket berputar dua kali sebelum melakukan pencetakan (dua kali mengambil tinta atau sistem skip).

Unit Printing Mesin Offset / Offset Presses Printing Units

Silinder Komponen Utama Unit Printing. Sumber Gambar: Xpedx.Edviser.Com

Mesin cetak multi-warna lainnya supaya dapat mencetak hanya pada satu sisi kertas saja, dan pada saat yang lain dapat juga diubah sehingga sebagian unit printing mencetak pada satu sisi, dan sisanya pada satu sisi lainnya (mesin perfecting dua warna = 2/0, 1/1 atau empat warna = 4/0, 2/2).

Pada silinder plat / blanket terdapat komponen lain yang cukup vital yaitu, bearer. Bearer berfungsi untuk menjaga akurasi jarak antar silinder maupun gearnya, selain itu bear silinder berfungsi juga sebagai patokan dalam pemberian packing yang diperlukan oleh silinder plat / blanket.

Mesin-mesin cetak pada umumnya didesain dengan bearer silinder plat yang bersinggungan dengan bearer silinder blanket, sehingga keduanya dapat berputar dengan halus serta mencegah timbulnya tanda bekas gear/gear mark pada cetakan.

Kebutuhan jumlah packing untuk silinder plat / blanket pada masing-masing mesin cetak offset terkadang berbeda (tidak selalu sama).

Jumlah packing pada silinder pelat dan blanket dapat saling dipindahkan tanpa mempengaruhi tekanan diantara silinder tersebut. Pemindahan packing ini berfungsi juga untuk memperpanjang atau memperpendek gambar yang dicetak. Pemindahan packing tersebut tidak boleh melebihi 0.005 inci (0.13 mm). Jika tidak, hal tersebut akan merusak mesin.

Posisi antar silinder harus dijaga agar selalu sejajar dan tidak ada cacat pada permukaannya. Suatu cacat kecil yang bahkan hanya sedalam 0.05 mm dapat berpengaruh pada hasil cetak. Cacat pada permukaan silinder dapat disebabkan oleh berbagai hal,  seperti: silinder kemasukkan kotoran / perkakas, atau tersangkutnya beberapa lembar kertas di antara silinder.

Sumber: Graphic Mart – Indonesian Directory to Graphic Supplies, Printing, and Machineries.