Masalah:

Redaksi Graphic Solution menerima pertanyaan dari seseorang tentang mesin potong kertas Wohlenberg miliknya yang bermasalah dengan hasil potongnya. Berikut permasalahannya:

Dengan hormat,
Kami bergerak di bidang percetakan offset, variasi order yang kami terima adalah hang tag, label stiker, buku dan majalah. Untuk pekerjaan memotong hasil cetakan kami lakukan di mesin potong Wohlenberg ukuran lebar 90 cm dengan sistem clamp press hydraulic. Yang ingin kami tanyakan adalah, “Mengapa hasil potongan mesin tersebut “ngeruk” / tidak siku, walaupun sudah kami perbaiki berulang kali?

Bpk. Ismail – Tanah Abang

Jawaban / Solusi:

Salam kenal Bpk. Ismail,
Dengan asumsi tidak terdapat komponen yang aus dan kontruksi mesin Wohlenberg yang masih baik / rigid. Masalah tersebut kemungkinan disebabkan oleh pemasangan / penyetelan mesin (pada saat penempatan mesin) belum sempurna.

Mesin Potong Kertas Wohlenberg / Paper Cutting Machine

Mesin Potong Kertas Wohlenberg

Cobalah melakukan penyetelan ulang dengan urutan-urutan kerja sebagai berikut:

1. Unit potong (unit yang mengoperasikan pisau) di level dengan posisi yang rata / tegak lurus, sehingga posisi turunnya pisau akan tegak lurus (90 derajat).

2. Posisi meja disetel / di level rata / datar sehingga posisi meja adalah 0 derajat terhadap pisau.

3. Posisi garpu back gauge disetel tegak lurus (90 derajat) terhadap meja dan posisi bagian kiri-kanan back gauge sejajar.

Selain itu ada beberapa faktor lain yang juga perlu diperhatikan, yaitu:

4. Ketajaman dan sudut mata pisau.
Pisau yang tumpul / mata pisau yang sudut kemiringannya besar (>24 derajat) akan menyebabkan benturan keras saat pisau memotong, sehingga kertas yang dipotong bergeser / meleset. Penggunaan mata pisau yang sudut kemiringannya membulat sebagai akibat dari cara pengasahan pisau yang salah, juga akan menimbulkan masalah yang hampir sama.

5. Pisau yang sudah pendek.
Semakin sering diasah, ketinggian pisau makin lama akan semakin berkurang / pendek. Apabila sudah terlalu pendek, pisau seperti ini dapat menimbulkan masalah pada saat memotong tumpukan kertas yang tinggi, karena bracket / pegangan pisau akan terlebih dahulu membentur tumpukan kertas yang berada di bagian atas sebelum kertas yang berada di bagian bawah terpotong.

6. Daya tekan clamp pressure.
Tekanan clamp pressure harus disesuaikan dengan jenis kertasnya saat kita memotong jenis kertas yang padat / keras (contoh: art paper), maka tekanan pressure harus disetel maksimal /  kuat, dan lakukan sebaliknya jika memotong jenis kertas yang lunak (contoh: HVS / Duplek).

Penyetelan daya tekan clamp pressure yang tepat dan stabil / konstan tidak bisa didapat apabila clamp pressure-nya tidak menggunakan hydraulic.

CATATAN TAMBAHAN:

Karena faktor pemakaian ataupun karena perubahan posisi lantai, hasil penyetelan nomor 1 s.d. 4 dapat berubah seiring dengan berjalannya waktu, sehingga penyetelan tersebut disarankan untuk diperiksa ulang dan diperbaiki secara berkala setiap 6 bulan.

– Redaksi Graphic Solution –

Sumber: Graphic Mart – Indonesian Directory to Graphic Supplies, Printing, and Machineries.