Meskipun saat ini telah banyak berkembang mesin-mesin sablon digital, namun pekerjaan cetak dengan menggunakan alat-alat sablon manual atau cetak saring masih banyak dilakukan, karena selain modalnya yang bisa lebih murah, hasil cetaknya juga tahan lama. Adapun alat-alat sablon manual yang diperlukan adalah sebagai berikut..

Alat-alat Sablon Manual Utama

A. Screen

Screen (kain screen) adalah alat untuk memegang gambar yang digunakan mencetak/menyaring cat atau tinta, merupakan peralatan utama yang digunakan dalam kegiatan cetak sablon. Screen terbuat dari kain kasa seperti saringan.

Screen memiliki beberapa macam ukuran pori – pori (lubang), yang penggunaannya disesuaikan dengan benda yang akan dicetak, semakin tinggi ukuran kain screen berarti semakin halus keadaan kain tersebut (semakin banyak lobang/saringannya), yang berarti lubangnya semakin sempit atau kecil. Sebaliknya semakin rendah nomer kain berarti semakin besar pori-pori screen, jumlah lubangnya semakin sedikit, tetapi lubangnya/pori-pori justru lebih besar.

Kain screen ini berpori-pori sangat halus sehingga menyerupai kain sutra. Lubang pori-pori pada kain ini berfungsi menyaring dan menentukan jumlah tinta yang keluar. Ukuran screen diawali dari angka T30, T50, T60, T90, T100, T120, T150, T165, T180, dan T200. T = Thick , adalah satuan kerapatan dan ketebalan benang-benang screen .

Kerapatan lubang pori-pori kain dibagi menjadi 3 macam, yaitu:

1. Screen kasar, nomor kerapatanya antara 48 T – 90 T. Cocok untuk media yang menyerap banyak air, seperti:

  • Screen 48 T – 55 T. Memiliki lubang pori-pori cukup besar, sehingga mampu menyalurkan tinta dalam jumlah yang cukup banyak dan tebal. Biasa digunakan untuk media handuk, selimut, karpet dan karung.
  • Screen 62 T. Dengan lubang pori-pori yang cukup besar, maka baik digunakan untuk menyablon dasar kaos, sablon dengan teknik foaming, sablon untuk mendapatkan ketebalan tertentu, sablon untuk lem stiker.
  • Screen 77 T. Digunakan untuk menyablon kaos terutama untuk desain yang kecil atau desain raster, baik juga digunakan untuk membuat spanduk.
  • Screen 90 T. Baik digunakan untuk beberapa kain tekstil yang bertekstur halus seperti kain satin dan sutera.

2. Screen sedang, nomor kerapatannya antara 100 T – 150 T. Cocok untuk benda yang tidak menyerap banyak air, seperti:

  • Screen 100 T. Digunakan untuk menyablon karton.
  • TScreen 120 T. Digunakan untuk menyablon kertas, seng, kulit imitasi, dan kayu.
  • Screen 150 T. Digunakan untuk menyablon kertas dan stiker.

3. Screen halus, nomor kerapatannya antara 165 T – 200 T. Cocok untuk benda yang tidak menyerap air, seperti:

  • Screen 165 T. Tergolong screen dengan lubang pori-pori halus, baik untuk menyablon plastik, logam dan kaca.
  • Screen 180 T. Biasa digunakan untuk mencetak plastik dan bahan-bahan yang bertekstur sangat halus.
  • Screen 200 T. Biasa digunakan untuk mencetak pada media plastik dengan teknik raster.

Macam-macam Kain Screen

Jenis kain screen bermacam-macam seperti: kain sutra, kain monofilamen, kain multifilamen, kain polyster, kain stainless steel, dan kain nylon.

Cara Penggunaan Screen

Screen terlebih dahulu dipasangkan pada bingkai dengan keadaan kain ditegangkan, sehingga tinta akan mengalir melalui pori-pori screen yang kecil dan tipis.

B. Bingkai ( Frame ) Screen

Bahan yang dipakai untuk membuat bingkai screen harus dari bahan yang baik dan stabil agar tidak mudah terpengaruh oleh suhu (temperature) seperti lembab/basah dan panas matahari, sehingga bingkai tidak mudah susut. Juga menggunakan bahan yang kuat tapi ringan serta tahan terhadap pengaruh bahan-bahan kimia. Bingkai aluminium sangat baik digunakan untuk produksi masal karena sangat stabil dan kuat. Untuk bingkai kayu gunakanlah kayu yang benar-benar kering sehingga tidak mudah susut, kuat dan ringan. Diantara kayu yang baik digunakan adalah kayu jati dan kayu rasamala, karena kedua kayu tersebut kuat, ringan dan tahan terhadap zat kimia.

Bingkai pada umumnya berbentuk kotak, tapi ada juga yang berbentuk melengkung atau bentuk lainnya, disesuaikan dengan media cetaknya. Untuk yang menggunakan media datar bingkai kotak biasa digunakan, tapi untuk media yang lengkung seperti ember atau drum maka diperlukan variasi bingkai yang melengkung.

C. Rakel (Squeeqee)

Rakel berguna untuk menekan tinta dari kain screen (saring) ke atas kertas atau bahan lain yang akan disablon. Biasanya terbuat dari karet atau plastik sintetik seperti Polyrethane atau Polyviyl, dengan pegangan yang biasanya terbuat dari kayu. Pada bahan yang lunak dan tumpul biasanya mengalirkan lebih banyak tinta pada media cetak. Sedangkan bahan yang keras dan tajam mengalirkan lebih sedikit tinta, sehingga mempercepat pengeringan.

Menurut bentuknya rakel dibedakan menjadi 6 jenis, yaitu:

1. Rakel Ujung Bundar, digunakan untuk memindahkan tinta dalam jumlah banyak, misalnya untuk mencetak warna terang diatas latar belakang gelap diatas obyek datar, juga untuk mencetak tinta fluorescent (tinta yang berwarna menyala dan kontras seperti warna rambu-rambu jalan raya).

2. Rakel Satu Sisi Miring, digunakan untuk menyablon diatas gelas atau plastik keras seperti kaca, pelat nama dan lain-lain yang datar dengan permukaan halus. Jumlah tinta yang digunakan sedikit.

3. Rakel Dua Sisi Miring, digunakan untuk menyablon di atas benda-benda yang berbentuk silinder atau permukaan yang tidak rata, seperti botol atau kain dengan desain penuh detail, seperti untuk menyablon foto orang dengan format raster.

4. Dua Sisi Miring dengan Ujung Datar, digunakan untuk menyablon diatas keramik dan kain parasut/parasit. Bentuk ini memindahkan banyak tinta.

5. Rakel Datar dengan Sudut Tumpul, digunakan untuk bahan kaos, handuk dan selimut. Rakel ini mampu menyapu tinta dalam jumlah yang cukup banyak.

6. Rakel Kotak, digunakan untuk media kertas dengan tekstur yang kasar. Bentuknya datar dengan kedua sudut yang lancip.

Alat-alat Sablon Manual / Manual Screen Printing Equipment

Alat-alat Sablon: Screen, Bingkai, Rakel Segi Empat, dan Alas Sederhana

D. Meja Cetak (Meja sablon)

Ada beberapa macam meja cetak yang bisa digunakan sesuai keperluan

1. Meja sablon kecil, digunakan untuk keperluan sablon dengan media cetak yang tidak terlalu besar. Meja yang digunakan adalah daun meja dengan alas yang dibuat dari kaca atau triplek dengan ketebalan minimal 5 mm. Kaca bening lebih baik lagi, karena selain halus dan stabil, sifat tembus cahayanya dapat membantu pembuatan mal sablonan untuk desain yang lebih dari 1 warna serta proses menyablon bisa terlihat lebih jelas dengan bantuan sebuah lampu neon yang bisa diletakkan di bawahnya.

2. Meja sablon panjang, digunakan untuk keperluan sablon dengan jumlah banyak atau yang lebar seperti produksi sablon kaos masal, spanduk panjang, dan sebagainya. Untuk kaos diperlukan system rel dan stopper sehingga hasil sablonannya standar dan memiliki ketelitian serta ketepatan sablonan. Sistem rel ini membantu screen berpindah tempat dari kaos yang satu ke kaos yang lainnya, disertai stopper untuk menentukan posisi sablon.

3. Rotary Screen, yaitu meja sablon yang dapat memindahkan screen dengan cara berputar. Meja ini mempunyai 2 bagian penting yaitu penampang sablon yang dapat berputar, dan penjepit screen yang posisinya tetap (tidak berputar). Dalam meja rotary screen terdapat beberapa penampang, ada yang 4, 6, 8, hingga 12. Semakin banyak penampang yang digunakan semakin besar pula putaran dan jarak poros ke penampang. Sementara untuk penjepit screen biasanya terdapat lebih dari 4 penjepit.

Rotary screen biasanya digunakan untuk penyablonan kaos berjumlah banyak dengan desain lebih dari 1 warna. Meja ini mampu menghasilkan sablonan dengan tingkat ketelitian tinggi dan menambah produktifitas. Lain halnya jika kita menggunakan meja sablon biasa untuk mengerjakan sablonan kaos dengan desain lebih dari 1 warna (misalnya 4 warna) dengan jumlah kaos 100 pcs, maka jika kita  kita akan memerlukan alas triplek untuk kaos sejumlah 100 pula. Setiap ganti warna maka tripleks dengan kaos tersebut harus ditaruh dan dipasang kembali pada mal meja sablon, sehingga akan mempengaruhi kecepatan produktifitas dan mengurangi ketepatan sablonan.

Alat-alat Sablon Manual Penunjang

E. Central Coater

Central Coater adalah bahan yang terbuat dari aluminium atau stainless steel yang dilapisi bahan monyl dan berbentuk segi empat panjang serta menyerupai dusgrip (tempat pensil). Central Coater berfungsi sebagai alat untuk melapisi bahan peka cahaya (obat afdruk) pada permukaan screen. Kedua sisi pinggirnya memiliki ketebalan yang berbeda. Bibir coater yang tebal untuk menghasilkan lapisan yang tebal, sedangkan bibir coater tipis untuk menghasilkan lapisan yang tipis.

F. Catok ( Engsel Cetak )

Catok atau engsel penyekat merupakan gabungan dari alat penyekat (catok dengan engsel). Pada satu bagian sebagai alat penyekat yang melakukan tekanan pada sisi bingkai, sedang pada bagian lain engsel berfungsi sebagai alat yang menggerakkan catok.

G. Gelas Ukur

Kegunaan gelas ukur adalah untuk mengukur bahan zat cair yang memerlukan ketepatan jumlah ukuran dalam cc. Gelas ukur biasanya untuk mengukur penggunaan pigment atau zat pewarna tinta.

H. Mangkuk Plastik

Mangkuk plastik berfungsi sebagai tempat mengolah bahan peka cahaya yang berupa serbuk seperti, Chromatine, Chrom Gelatine, Gelatine Bichromate, atau untuk mengolah bahan pengapus peka cahaya (obat afdruk). Plastik tahan terhadap bahan soda api, Sodium Hyphokloride yang kedua bahan ini mudah bereaksi dengan bahan logam.

I. Bantalan Pengalas

Bantalan pengalas terbuat dari bahan kayu yang diberi karet dan ditutupi dengan kain warna gelap. Fungsi dari bantalan pengalas adalah untuk alas tekanan kaca terhadap film di atas permukaan screen, mencegah pembiasan sinar dan menjamin ketajaman hasil afdruk.

J. Kaca Penekan

Kaca penekan adalah kaca bening persegi empat setebal ± 5 mm, yang digunakan untuk menekan film dari atas, mencegah pembiasan sinar terhadap film, menjamin kemantapan posisi film di atas screen dan sekaligus menjamin ketajaman hasil afdruk.

K. Hair Dryer atau Kipas Angin

Alat ini diperlukan dalam proses pengeringan setelah screen dilapisi larutan afdruk. Untuk hasil lebih bagus dan cepat sebaiknya menggunakan hair dryer.

L. KacaPenjepit

Kaca bening dengan ketebalan minimal 5 mm digunakan dalam proses penyinaran. Berfungsi sebagai penjepit film yang diletakkan di atas screen yang telah ditumpangi film.

M. Busa

Busa diletakkan di bagian dalam screen, gunanya untuk mendapat tekanan yang seimbang sehingga hasil penyinaran sempurna. Gunakan busa dengan kekenyalan minimal 24 yang mempunyai tekanan kuat, tidak lembek.

N. Kain Hitam

Kain hitam ini berfungsi sebagai penutup bagian belakang screen untuk melindungi gambar screen dari sinar ultra violet (UV).

O.  Sprayer (Penyemprot Air)

Digunakan untuk membersihkan model gambar atau film pada screen yang telah diafdruk. Jika film pada screen menggunakan raster maka sebaiknya lakukan dengan tekanan air yang lemah. Tekanan air yang terlalu kuat mengakibatkan jebolnya hasil afdrukan pada screen. Untuk mengatur lemah kuatnya tekanan air putarlah moncong penyemprot air ke kiri dan ke kanan.

P. Rak Jemur

Rak jemur berfungsi sebagai tempat pengeringan hasil cetakan atau sablonan. Bahan yang digunakan untuk membuat rak adalah kayu jati, meranti, atau sejenisnya. Bentuk rak yang baik ialah reng atau lis, yang dibuat persegi empat dan pada masing-masing sisi dihubungkan dengan anyaman tali nylon yang mempunyai ketahanan dan elastis yang baik. Jarak antara tali satu dengan yang lain lebih kurang 5 Cm.

Dan beberapa peralatan penunjang lainnya.

Peralatan penunjang diperlukan untuk mendapatkan berbagai kemudahan serta hasil yang lebih maksimal, akan tetapi tidak selamanya digunakan untuk mendukung proses penyablonan, terkadang disesuaikan dengan keperluan atau digantikan dengan alat penunjang yang fungsinya serupa.

Artikel berjudul Alat-alat Sablon Manual ini disadur dari berbagai sumber diantaranya,

Sumber 1: Mencetak dengan Teknik Cetak Saring/Sablon.
Penyusun:
Ahmad Yani, Editor: Suryanto
Penerbit: Direktorat pendidikan menengah kejuruan. Direktorat jenderal pendidikan dasar dan menengah. Departemen pendidikan nasional – Tahun 2004

Sumber 2: http://ver-sablon.blogspot.com

Dan sumber lainnya.