Banyak orang yang benar-benar menyukai apa yang selalu mereka lakukan. Di sini kita akan berbicara mengenai passion pada bidang percetakan. Bagi mereka yang telah bekerja selama bertahun-tahun dalam industri percetakan, atau bagi mereka yang memiliki segudang prestasi dan cukup profesional dalam hal seni grafis, tentulah selalu dibuat kagum dengan bidang ini.

Mereka bisa merasakan bagaimana gairah menyelubungi ketika mereka mulai mencium serta menyukai bau dari tinta cetak, bau lem pada folding box mesin lem, suara silinder mesin cetak, dan suara dari mesin pon’s.

Mereka ingat saat menerima tawaran untuk membeli mesin cetak offset, mereka ingat bagaimana mesin cetak memasok lembarah kertas untuk pencetakan, bagaimana mereka menyesuaikan tinta dengan bantuan perangkat kontrol level tinta untuk unit tinta, bagaimana mereka memeriksa kepadatan warna raster, dan sebagainya.

Ketika seni grafis dan percetakan telah menjadi bagian hidup mereka, pada saat membaca salah satu dari banyak buku secara online, tergambar jelas pada pikiran mereka seandainya jika hal itu  itu adalah buku cetak. Saat jilid akan dilaminasi, glossykah atau doff, atau bisa juga UV varnis. Mereka akan merasakan bau lem yang dipanaskan kembali merekatkan buku. Mereka akan melihat bagaimana mesin lipat membawa lembaran cetak besar menjadi format buku yang kecil, mereka akan merasakan bau cetakan yang masih segar saat mereka mendapatkan buku yang baru saja dibawa keluar dari jalur produksi.

Saat mereka pergi ke supermarket dan kemudian mereka menempatkan produk yang akan dibeli ke dalam keranjang belanja, mereka bersandar untuk membaca label dari botol produk tersebut. Mereka perhatikan dengan teliti label tersebut untuk melihat apakah label itu dicetak hanya dengan proses warna: Cyan, Magenta, Yellow, dan Black, juga Mereka pun bertanya-tanya apakah itu divarnis atau tidak, apakah dicetak dengan mesin cetak fleksograpi atau mesin offset, berapa banyak kelompok warna yang dimiliki mesin cetak, apakah tinta ramah lingkungan atau bukan???

Di pagi hari, mereka membeli koran untuk dibaca. Mereka tenggelam dalam judul artikel, tapi setelah beberapa halaman, jari-jari mereka berubah menjadi hitam. Mereka tertarik dengan bau cetakan segar, tetapi beberapa pertanyaan berputar di kepala mereka. Apa jenis tinta yang dipakai operator yang digunakan untuk mencetak surat kabar? Apakah dengan mesin web jenis coldset atau heatset?

Saat mereka menerima tagihan telepon rumah, mereka senantiasa melihat bagaimana bagusnya logo dari perusahaan telepon dicetak pada lembar tagihan. Betapa bagusnya pencetakan! Kontribusi dari printer dan mesin apa yang dipakai untuk mencetak amplop? Label dicetak begitu baik, sehingga mereka mendapatkan nilai lebih atas faktur dalam amplop, bahkan jika itu cukup tinggi.

Bila mereka membeli sebungkus obat dari apotek, mereka bisa melihat aluminium foil yang diterapkan pada kotak dan mereka dapat membayangkan peralatan apa yang dapat melakukannya, mereka dapat mendengar suara yang dibuat oleh peralatan pon’s, dan mereka dapat membayangkan proses yang terjadi pada mesin pengeleman.

Mereka membaca iklan di majalah tentang beberapa produk dengan harga promosi, dan mereka melihat bahwa raster sangat tipis dan gambar-gambar tidak cukup jelas. Mereka pun bertanya-tanya, apakah itu adalah karena kekurangan pada proses pra-cetak ketika file sedang diproses ataukah sesuatu telah terjadi pada saat pencetakan di mesin offset.

Semua ini berarti passion, yang berkomitmen untuk bidang percetakan. Mereka menyukai industri percetakan begitu besar sehingga mereka ingin berbagi perasaan dengan orang lain. Bagaimana mereka bisa melakukannya lebih baik melalui internet? Bagaimana jika itu adalah dunia maya, bagaimana jika mereka melihat gambar atau beberapa rincian dari percetakan? Mereka masih bisa merasakan baunya tinta 😀