Di dunia grafika terutama percetakan offset, menjalankan mesin cetak itu hal yang mudah dan biasa. Akan tetapi mencetak dengan standar dan stabil gampang-gampang susah.

Kenapa demikian ?

Banyak operator mesin cetak terutama cetak offset, banyak yang mendapat ilmu cetaknya dari operator-operator terdahulu, dan seringkali kalau ada masalah dan ditanya, jawabanya karena dari dulunya begini dan begitu.

Maka untuk mengubah dan menambah keterampilan serta ilmu cetak, saya akan mencoba berbagi pengalaman dan ilmu untuk operator cetak dan siapapun yang peduli dengan dunia grafika mengenai cetak offset serta persiapannya, semoga bermanfaat bagi kita semua.

Beberapa hal yang harus di perhatikan pada awal-awal proses cetak antar lain:

1. Kertas

a. Cek gramatur kertas dan ketebalan kertas sesuai spek kerja.
b. Cek permukaan kertas yang akan dicetak.
c. Cek ukuran kertas dan kerataan kertas.
d. Cek jenis kertas yang akan dicetak sesuai spek kerja.

2. Tinta

a. Cek jenis tinta disesuaikan dengan jenis kertas dan spek kerja.
b. Cek fisik tinta apakah (tinta kotor atau kering).
c. Cek daya alir tinta dan kekentalan tinta.
d. Cek dan tentukan susunan unit tinta.

Konsultan Cetak & Trainer Pelatihan Operator Cetak Offset

Endang Kusnadi, Trainer Pelatihan Operator Cetak Offset

3. Dampening  (air pembasah)

a. Cek ph  standar  harus 4,5 s.d.  5,5
b. Cek ipa (alcohol)  standart  6%  s.d.  8%
c. Cek  conductivity 920  s.d. 1500
d. Cek chiler pendingin air  suhu 12 derajat  s.d.  18 derajat.

4. Nipping  rol atau jejak rol

a. Cek nipping  ink  form  biasanya 4 buah rol yang nempel ke plate.
b. Cek  nipping ink distributor.
c. Cek  nipping rol dampening, water form rol (biasanya 1 rol yang menempel ke plate)
d. Cek nipping rol dampening rol, biasanya ada di bak air.
e. Cek rol doctor atau rol jilat, biasnya rol yang menempel ke rol bak tinta atau  ink fount rol.

Biasany rol-rol tersebut di-stel sesuai ukuran standar masing-masing mesin,  ada yang menerapkan  3mm, 4mm, 5mm, 6mm, dan lain-lain.

Maka dari itu kita wajib mengetahui bahwa prinsip cetak offset adalah keseimbangan air dan  tinta di atas acuan cetak. Jadi tugas operator cetak offset yang paling pertama harus diperhatikan adalah membuat dan menjaga keseimbangan air dan tinta di atas acuan cetak, artinya  image yang diacuan cetak hanya mengambil tinta dan menolak air, dan sebaliknya non image di acuan cetak mengambil air dan menolak tinta.

Untuk lebih jelas dan detailnya anda dapat lihat di Modul Pelatihan yang saya tawarkan, terimakasih.